Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wednesday, August 18, 2010

Antara Proklmasi 1945 dan Proklamsi 2010

Jika dahulu ketika tahun awal kemeerdekaan teks proklamasi adaladh seperti yang di baca bacakan oleh Ploklamtator kita sebagai berikut ini :

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. 
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia. Soekarno/Hatta

Tapi menurut saya seharusnya adalah seperti berikut ini :

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan perang terhadap prakatek-2 KKN . Hal-hal yang mengenai pemberantasan KKN dll, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. 
Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun 2010 
Atas nama bangsa Indonesia 

Mengapa begitu ? Karena sekarang ini kita tidak hidup lagi dalam masah penjajahan yagn sesungguhnya tetapi kita di jajah secara tidak langsung. Bangsa ini sebenanya adalah bangsa yang sangat maju jika saja praktek-praktek KKN dsb tidak ada di bumi Nusantara ini. KKN itu sebenarnya tidak dapat di musnahkan tetatpi hanya bisa di cegah saja. Jika ada orang yang berkoar-koar untuk memberantas atau memusnahkan KKN itu hnnya NATO semata (No action talk only ). Karena menurut saya praktek KKN setiap jama selalu terjadi di dunia .... Gak percaya !!!! Coba anda perhatikan lingkungan anda !!!!
Read More

Thursday, July 1, 2010

Sunday, May 9, 2010

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu 2nd 2009-2014


1. Menko Polhukam: Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri:Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Saleh
11. Menteri Perindustrian: M.S Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono

14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan

15. Menteri Perhubungan: Fredy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Setyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Segaf al Jufrie

22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menteri Negara Koperasi dan UKM: Syarief Hasan
27. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Gusti Muhammad Hatta,
28. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar,
29. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: EE Mangindaan,
30. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faishal Zaini
31. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
32. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Mustafa Abubakar
33. Menteri Negara Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga: Andi Mallarangeng
Read More

Monday, April 26, 2010

Utang , Indonesia, bukan tapi Belanda pun masih berutang

Masih ingat apa yang dilakukan Belanda sekitar 4 abad yang lalau terhadap negeri ya sudah Jelas negeri kincir angin itu bukan hanya menjajah negeri ini  tetapi mengeruk habis sumber daya negara ini hampir selama 350 tahun lama. Menang miris keadaan NKRI pada waktu padahal sebelum para kaum Borjuis datanga ke negeri. Indonesia adalah negara yang amat termasyhur ke berbagai negara itu bukan hanya ucapan kata semata tetapi memang bendar ada jika belum percaya silakan anda gooogling tentang kejayaan masa lalu Nusantara.
Kita lupa sejenak Kejayaan Nusantara di masa lalu karena kita semua hidup untuk menggapai masa depan yang lebih jaya lagi.

Jika ada yang mengatakan bahwa negara kita adalah negara berutang itu memang benar tetapi tunggu dulu negara kita berutang tidak sebesar para kompeni Belanda yang berutang Tujuh Turunan atau lebih kepada Republik Indonesia ini. Mari kita berbalik ke sejarah ketika Belanda menduduki Nusantara ini hampir 350 tahun lamanya sudah berapa Trilun USD, Rupiah , Gulden, Pundsterling dll atau mungkin tidak terhitung  berapa banyak yang telah Belanda keruk dari negeri ini. Selain mengeruk sumber daya negeri ini Belanda juga telah melakukan pelanggaran HAM berat. HAM berat yang di maksud adalah perbudakan melalui kerja rodhi, tidak membayar upah pekerja yang merupakan hak para buruh di masa itu, hingga melakukan penyiksaan terhadap rakyat yang di anggap pembrontak. Selain mengeruk sumebr daya Republik ini Belanda juga melakukan pembagian Kasta di masyarakat, sudah jelas tujuannya ialah untuk menghambat pertumbuhan ekonomi, sosila, budaya dan terlebih pendidikan.  Bukan untuk memancing kebencian kepada Belanda tetapi itu kenyataan yang dihadapi oleh Republik ini di masa lalu.


Memang diakhir masa penjajahannya, Belanda sempat melakukan suatu kebeijakan balas budi tetapi itu karena ada pasksan dari ratu Belanda kala itu dan tokoh pejuang HAM pada masa itu yang menentang pejajahan dibumi. Tetapi balas budi yang dilakukan oleh Belanda itu masih kurang karena hanya beberapa puluh tahun saja yang kemudian Japang masuk ke Republik ini.

Jadi jika ada yang berkata Indonesi berutang jangan negatif dulu karena masih ada satu negara yang memliki UTANG BESAR kepada Republik ini......



"De Nederland nu betaal uw schuld aan de Republiek Indonesiƫ "
The Netherlands now pay your debt to the Republic of Indonesia













Read More