Showing posts with label Aspirasiku. Show all posts
Showing posts with label Aspirasiku. Show all posts

Tuesday, February 22, 2011

Press is dead ? ( No . . No . . No . .)

Hari-hari makin banyak saja pengalihan isu, mulai dari Century yang tidak jelas entah kemana, Mafia Pajaklah, dan masih banyak lagi lah. Sebelum ngeblog sepertinya saya harus puji-puji Pemerintah ya biar gak di boikot :D . Di boikot  . . . .kata-kata tersebut yang keluar dari Bapak Dipo Alam seperti kutipan dibawah ini.

"Seskab Dipo Alam Ancam Boikot Media yang Jelekkan Pemerintah"
Namun bila ada media massa yang secara sistematis memberitakan keburukan dinilai Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam bisa menimbulkan salah paham masyarakat terhadap pemerintah dan karenanya dapat diboikot
Lantas apa bentuk boikot yang dia maksud? "Saya akan hubungi semua sekjen dan humas kementerian, jangan pasang iklan di situ," jawab Dipo."

 Keren ya pernyataan om Sekretaris ini :p, tetapi bukan yang salah harus di perbaiki dan yang baik harus dibuat lebih baik lagi. Nah giliran pemilu aja masang iklan dimana biar terkenal dengan instant :D.
"Orang pemerintah yang diundang sebagai nara sumber, tidak usah datang. Buat apa? Ngomong apa pun juga akan salah. Sudah dijelaskan, masih disalahkan," sambung dia." 
 Bukankah orang yang datang ke media dan berkoar-koar itu memang orang sama-sama saja ibaratnya mereka perwakilan artis Tipi :D. Klo penjelasan yang dimaksud itu salah kok mau di anggap benar ya :D..

Press merupakan suatu wadah pengontrol demokrasi jika tidak ada Press sama saja tidak demokrasi. Coba anda bayangkan bagaimana semua press ada dibawah ketiak pemerintah sudah pasti beritanya setiap hari tentag kemajuan semua belaka. Karena dalam praktek nyata tidak ada kemajuan untuk rakyat.  Apalah gunanya demokrasi jika tidak press..!!!

Jika memang kritikan dari media-media dianggap sangat pedas jika mereka bijak maka segeralah perbaiki apa yang di kritik tersebut. Namun jika tidak mau memperbaiki dan sudah kebal terhadap kritik lebih baik diam saja. Nah jika mereka tidak suka kritik pedas dari media ada baiknya anda jangan menjadi pejabat Publik dan beralih profesi saja. Yang dimana Profesi itu akan di sanjung oleh seantero rakyat negeri ini.Jika ingin memboikot media silakan saja klo benar-benar media tersebut meyebarkan fitnah dan melanggar UU Press karena semua ada aturannya. Bukan Pemerintah mengatakan kita harus selalu taat pada Konstitusi.

Sebenarnya yang terjadi saat ini adalah pemerintah kelabakan terhadap kasus yang menimpah negeri ini seperti yang saya katakan sebelumnya seperti kasus Century, Gayus, Pajak, Rekening Gendut, dan masih banyak lagi. Yang jelas NKRI saat ini sedang mengidap penyakit komplikasi. Jika Pemerintah tidak benar-benar berbenah tinggal tunggu saja negeri ini hancur dan sekali akan tinggal sejarah masa lalu seperti Sriwijaya dan Majapahit. Sebagai pemerintah yang bijak diharuskan dan harus dapat merima krtik pedas sekali pun karena semua itu bertujuan untuk membangun NKRI menjadi Lebih Baik Lagi.

Semoga si om Dipo Alam itu kemarin dalam keadaan bercanda. . . .xixixixixixi
Read More

Friday, August 20, 2010

Usul Dari Om si Ruhut Sitompul

Om Ruhut Sitompul ada-ada aja ya masa usulin jabatan presiden jadi tiga kali periode. Dua periode aja rakyat uda bosan apalagi tiga periode. Ibarat lagu  yang pas mah :
" Satu kali kau sakiti hati ini masih aku maafkan
   Dua Kali kau sakiti hati ini juga masih ku maafkan
   Tapi jangan tiga kali kau sakiti hati ini......." (lanjutin sendiri bagi para sesepuh yang sempat di hidup di zona 80an heheheee)

Usul si Om Ruhut Sitompul menurutnya sih sah-sah aja apalagi bagi mereka yang memiliki komplik kepentingan dengan yang berbau dengan kekuasaan pasti didukung seratus persen . Percaya gak percaya juga jikalau jangan-jangan ini hanya gosip saja biar yang masalah pidatonya si Om Presideng yang melow dan narisis cepat hilang dair media. Hal seperti ini bukannya sudah biasa digunakan untuk pengalihan isu yang berhubungan dengan si Om Presiden :D (Jangan tangkap saya, saya berpendapat kok Om ).

Ibarat sinetron kita sebagai rakyat hanya bisa menton tindakan, sikap, mimik yang dilakukan oleh para pemeraanya dengan satu sudtrada dan pembuat sekenario yang ulung pula. Hingga apa yang kita lihat sebenarnya benar-benar terjadi.
Dalam otak saya males juga melihat yang gak jelas seperti itu...............
Mending nyari Piti di Internet wong si Om Presiden juga gak butuh pendapat saya :D
Read More

Wednesday, August 18, 2010

Antara Proklmasi 1945 dan Proklamsi 2010

Jika dahulu ketika tahun awal kemeerdekaan teks proklamasi adaladh seperti yang di baca bacakan oleh Ploklamtator kita sebagai berikut ini :

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. 
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia. Soekarno/Hatta

Tapi menurut saya seharusnya adalah seperti berikut ini :

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan perang terhadap prakatek-2 KKN . Hal-hal yang mengenai pemberantasan KKN dll, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. 
Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun 2010 
Atas nama bangsa Indonesia 

Mengapa begitu ? Karena sekarang ini kita tidak hidup lagi dalam masah penjajahan yagn sesungguhnya tetapi kita di jajah secara tidak langsung. Bangsa ini sebenanya adalah bangsa yang sangat maju jika saja praktek-praktek KKN dsb tidak ada di bumi Nusantara ini. KKN itu sebenarnya tidak dapat di musnahkan tetatpi hanya bisa di cegah saja. Jika ada orang yang berkoar-koar untuk memberantas atau memusnahkan KKN itu hnnya NATO semata (No action talk only ). Karena menurut saya praktek KKN setiap jama selalu terjadi di dunia .... Gak percaya !!!! Coba anda perhatikan lingkungan anda !!!!
Read More